Kegiatan PKM Pendampingan Herbal Untuk Lansia Desa Adat Celuk, Sukawati, Gianyar Bali Oleh Tim Dosen Jurusan Bioteknologi (Prodi Biologi) Universitas Dhyana Pura

Penduduk lansia di Desa Celuk Gianyar populasinya cukup tinggi dan sebagian besar menderita hipertensi. Secara empiris masyarakat Celuk masih memanfaatkan herbal untuk mencegah maupun mengobati gejala penyakit seperti demam, diare ataupun akibat kolesterol tinggi. Bentuk sediaan herbal yang dibuat umumnya minuman tradisional ataupun lulur. Namun masyarakat belum memahami fungsi dan khasisat serta dosis yang tepat secara ilmiah. Potensi herbal telah banyak diteliti secara ilmiah terutama kemampuannya untuk mencegah maupun mengobati gejala penyakit tertentu. Kegiatan pendampingan ini bertujuan mendampingi lansia di Desa Celuk Sukawati Gianyar dalam mengolah herbal tepat dosis dan kegunaan, budidaya herbal khususnya jahe merah dan tanaman sembung. Menurut beberapa hasil penelitian herbal sembung efektif menurunkan kadar kolesterol serta radikal bebas dalam tubuh. Selain itu dilakukan pula pemeriksaan tekanan darah secara periodik selama tiga bulan dari Bulan Oktober hingga Bulan Desember Tahun 2022. Pada akhir kegiatan dilakukan pengukuran tingkat pemahaman dan keterampilan lansia dalam pemahaman khasiat herbal, cara pengolahan, budidaya, melakukan senam kesehatan jantung. Terjadi peningkatan pemahaman serta keterampilan lansia rata-rata di atas 50%.

Kegiatan PKM terlaksana atas kerjasama yang baik pihak terkait, tim inti, Desa Adat Celuk, serta Universitas Dhyana Pura (Undhira), khususnya LPPM Undhira yang mendanai kegiatan melalui pendanaan hibah PKM internal tahun 2022. Tim inti kegiatan PKM ini merupakan kolaborasi antara Prodi Biologi dan Fisioterapi Undhira, antara lain dosen Jurusan Bioteknologi, Prodi Biologi Undhira Dr. I Gede Widhiantara, S.Si. M.Biomed., I Wayan Rosiana, S.Si. M.Si., I Gde Made Sudyadnyana Sandhika, S.Si. M.Si., I Putu Angga Wiradana, S.Si. M.Si. dan Dr. Agung Wahyu Permadi, S.ST. M.Fis. dari Prodi Fisioterapi Undhira. Kegiatan ini juga melibatkan sepuluh orang mahasiswa dari kedua Prodi. Kesan masyarakat Celuk di akhir kegiatan merasakan manfaat yang positif sehingga berharap untuk dapat dilanjutkan secara berkelanjutan demi meningkatkan derajat kesehatan lansia terutama fisik dan kesehatan pembuluh darah.

Jurusan Bioteknologi (Prodi Biologi) Undhira Bali, merupakan Jurusan Bioteknologi dengan peminatan biologi kesehatan, pangan, lingkungan dan biokonservasi. Sumber daya alam Indonesia yang melimpah memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan. Sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara bijaksana demi kepentingan kesejahteraan masyarakat. Banyak industri makanan, minuman, obat, dan pariwisata memanfaatkan sumber daya alam, sehingga sarjana biologi dalam hal ini bioteknologi banyak diperlukan dalam pengelolaannya. Mahasiswa dapat memilih 3 kompetensi dengan kuliah keahlian yaitu  Biologi Kesehatan (Biofarmasi, Herbal Medicine, Mikrobiologi Medis, Biomedik, Bioforensik), Biologi Pangan (Teknologi Pangan, Keamanan Pangan), Biologi Lingkungan (Teknologi Pengolahan Limbah, Teknik Analisa Lingkungan, Biokonservasi Hayati). Profil Lulusan Jurusan Bioteknologi Undhira Bali yaitu: Manager (Quality Control/Assurance, Field Manager, Production), Researcher (Peneliti muda, analis kesehatan, pangan, lingkungan), Edutrainer (Pendidik), Consultant (konsultan) dan Bioentrepreneur (Pengusaha). Kebutuhan industri terhadap tenaga kerja bioteknologi meningkat setiap tahun sehingga lulusan bioteknologi Undhira Bali terserap 100% di dunia kerja/industri.

Penulis: Dr. I Gede widhiantara, S.Si. M.Biomed.

Dosen Jurusan Bioteknologi, Prodi Biologi, Universitas Dhyana Pura